News SMS Store
PLTA Batang Toru Dipercepat, Proyek Transmisi Perlu Kontrol Kabel dan K3
Electrical • 2026-08-08T12:00:00+07:00
ESDM mempercepat pengoperasian PLTA Batang Toru 510 MW setelah lima menara transmisi roboh akibat bencana hidrologi 2025. Untuk proyek jaringan dan utilitas, prioritasnya adalah kontrol kabel, panel sementara, APD, lifting, dan keselamatan kerja.
Ringkasan berita
Kementerian ESDM pada Jumat, 31 Juli 2026 menyampaikan percepatan pengoperasian PLTA Batang Toru berkapasitas 510 MW di Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, untuk memperkuat keandalan sistem kelistrikan Sumatera. ESDM menyebut lima menara transmisi yang roboh akibat bencana hidrologi pada November 2025 masih menjadi tantangan bagi jaringan kelistrikan. Pemulihan jalur transmisi dilakukan secara terakselerasi agar listrik dari PLTA Batang Toru dapat tersalur optimal. Proyek dengan investasi Rp21,6 triliun ini dikembangkan PT North Sumatera Hydro Energy, berada di area 650 hektare, dan administrasi berjalan paralel dengan uji teknis pembangkit. Sumber:Kementerian ESDM.
Dampak operasional untuk proyek transmisi dan utilitas
Percepatan proyek energi mengingatkan bahwa pekerjaan transmisi, panel sementara, kabel lapangan, dan akses kerja harus dikendalikan bersamaan. Ketika jadwal dipercepat setelah gangguan infrastruktur, risiko bukan hanya keterlambatan material. Risiko yang lebih mahal adalah sambungan listrik darurat yang tidak rapi, kabel terlindas alat berat, APD tidak lengkap, area lifting tanpa inspeksi, dan APAR tidak tersedia di titik panas. Kontraktor utilitas, workshop, serta gudang proyek perlu menyiapkan stok yang spesifik untuk pekerjaan listrik dan struktur pendukung, bukan sekadar stok umum.
Untuk dukungan lapangan, SMS Store menyediakanSupreme Kabel NYYHY,Lokal Box Panel Indoor,Sanwa Electric Clamp Meter,Kondotec Chain Block,Kings Sepatu Safety, danTonata APAR 5 Kg.

Checklist cepat SMS Store
Pertama, beri label kabel sementara dan pisahkan jalur listrik dari jalur alat berat. Kedua, cek kapasitas panel sebelum menambah beban lampu, pompa, atau charger alat. Ketiga, inspeksi chain block, sling, dan titik angkat sebelum pekerjaan struktur. Keempat, siapkan APD per shift serta cadangan untuk tamu inspeksi. Kelima, tempatkan APAR di dekat panel, genset, dan area kerja panas. Keenam, dokumentasikan pengukuran arus dan foto kondisi kabel sebagai bukti kontrol K3.