News SMS Store
SIG Selesaikan Fasilitas Tuban Rp1,4 Triliun: Pelajaran untuk Logistik Material Proyek
Material Bangunan • 2026-08-18T12:00:00+07:00
SIG menyelesaikan pengembangan dermaga dan fasilitas produksi di Tuban senilai Rp1,4 triliun. Proyek ini mengingatkan pentingnya kesiapan logistik material, tools, sealing, dan safety di rantai pasok konstruksi.
Ringkasan berita
ANTARA melaporkan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk atau SIG membidik perluasan pasar ekspor setelah menyelesaikan proyek pengembangan dermaga dan fasilitas produksi di Pabrik Tuban, Jawa Timur. Proyek senilai Rp1,4 triliun itu mencakup peningkatan kapasitas dermaga dari 15.000 DWT menjadi 50.000 DWT, pembangunan jetty trestle dan jetty platform, ship loader 1.000 ton per jam, tube conveyor 4,1 kilometer, blending silo 8.000 ton, clinker silo 15.000 ton, dan dua cement silo masing-masing 18.000 ton. SIG menyebut infrastruktur dan sistem telah memenuhi standar teknis, keselamatan, dan kesiapan operasional.
Sumber:ANTARA News.
Dampak untuk pelaku proyek
Berita ini menunjukkan bahwa rantai pasok material konstruksi tidak hanya soal kapasitas produksi. Kesiapan dermaga, conveyor, silo, dan sistem loading menentukan apakah material bisa bergerak tepat waktu. Skala proyeknya besar, tetapi prinsipnya berlaku juga untuk kontraktor kecil dan pengelola gedung: material utama harus didampingi tools, consumable, APD, dan material perbaikan agar pekerjaan tidak berhenti karena item kecil.
Untuk pekerjaan proyek dan maintenance, tim procurement dapat menyiapkan kategorimaterial bangunan, sealant sepertiBostik Sealant Smartflex PU, aditif semenDamdex Multifungsi Cair 1L, serta alat kerja sepertiNACHI Mata Bor Besi HSS.

Checklist logistik material
- Pisahkan material utama, material bantu, dan consumable harian.
- Buat minimum stock untuk sealant, kuas, mata bor, cutter, lakban, sarung tangan, dan alat ukur.
- Pastikan area simpan semen, cat, thinner, dan chemical kering serta berventilasi.
- Catat lead time barang yang harus dipesan dari luar kota.
- Siapkan alternatif produk dengan fungsi setara jika brand utama kosong.