News SMS Store
Kawasan Industri Hijau Dipercepat: Gudang Chemical Perlu Roadmap Limbah dan Cleaning
Chemical • 2026-08-18T12:00:00+07:00
Kemenperin dan UNIDO mempercepat transformasi kawasan industri hijau melalui EIP Center. Gudang chemical dan maintenance perlu menata cleaning, limbah, SDS, dan stok consumable.
Ringkasan berita
Kementerian Perindustrian bersama UNIDO meresmikan Eco-Industrial Park Center di PIDI 4.0 Jakarta sebagai pusat pendampingan transformasi kawasan industri hijau. Dalam pemberitaan Kemenperin, kawasan industri disebut semakin dituntut hemat energi, rendah emisi, mampu mengelola limbah secara berkelanjutan, dan menerapkan ekonomi sirkular. Pemerintah juga menyiapkan penguatan regulasi agar setiap kawasan industri menyusun peta jalan menuju Kawasan Industri Hijau, termasuk konsultasi teknis, pelatihan, proyek percontohan, dekarbonisasi, dan praktik ekonomi sirkular.
Sumber:Kementerian Perindustrian.
Dampak untuk gudang dan maintenance
Bagi perusahaan yang mengelola gudang chemical, cat, thinner, sealant, adhesive, oli, dan bahan pembersih, isu kawasan industri hijau tidak berhenti pada laporan ESG. Tim operasional perlu membuktikan bahwa bahan disimpan sesuai label, wadah tertutup, area tumpahan tersedia, limbah tidak tercampur, dan pemakaian consumable bisa dilacak. Kesalahan kecil seperti thinner tanpa label, kain majun berminyak menumpuk, atau sealant kadaluarsa bisa berubah menjadi risiko lingkungan dan risiko audit.
SMS Store menyediakan beberapa produk yang relevan untuk kebutuhan maintenance dan finishing, sepertiImpala Thinner 1 Liter,Bostik Sealant Smartflex PU,Sanpolac Dempul Polyester Putty, serta kategorichemicaluntuk kebutuhan pengadaan berkala.

Checklist gudang chemical
- Pisahkan bahan mudah terbakar, bahan pembersih, adhesive, sealant, dan limbah.
- Simpan SDS atau lembar keselamatan bahan di dekat area penyimpanan.
- Gunakan label tanggal buka kemasan untuk thinner, cat, dan chemical lain.
- Siapkan pasir, absorbent, sarung tangan, masker, dan wadah limbah untuk tumpahan.
- Catat stok minimum agar pembelian tidak selalu dilakukan darurat.