News SMS Store
IndoBuildTech 2026 Soroti Material Ramah Lingkungan, Procurement Perlu Cek Coating, Mortar, dan Aditif
Material • 2026-07-23T12:00:00+07:00
Menko AHY mendorong material bangunan ramah lingkungan saat membuka IndoBuildTech Expo 2026 di ICE BSD. Untuk kontraktor dan toko material, tren ini bisa diterjemahkan menjadi evaluasi coating, mortar, aditif, dan dokumen teknis produk.
Ringkasan berita
ANTARA melaporkan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono mendorong penggunaan material bangunan yang lebih ramah lingkungan saat membuka IndoBuildTech Expo 2026 di ICE BSD, Tangerang. AHY menekankan bahwa pembangunan infrastruktur tidak cukup hanya mengejar aspek fisik, tetapi juga harus memperhatikan keberlanjutan lingkungan, efisiensi, penggunaan material dalam negeri, dan daya saing sektor konstruksi. Pameran 8–12 Juli 2026 tersebut menampilkan inovasi bahan bangunan, konstruksi, coating berbasis air, material rendah emisi, dan teknologi pendukung pembangunan hijau. Sumber: [ANTARA](https://www.antaranews.com/berita/5641099/menko-ahy-material-ramah-lingkungan-dorong-pembangunan-berkelanjutan).
Dampak untuk pembelian proyek
Bagi kontraktor, pengelola gedung, dan toko material, isu material ramah lingkungan biasanya berujung pada pertanyaan praktis: produk apa yang dipakai, dokumen teknis apa yang tersedia, dan bagaimana cara aplikasinya di lapangan. Coating berbasis air, mortar instan, aditif beton, sealant, dan chemical construction perlu dipilih bukan hanya berdasarkan harga per kemasan. Tim procurement perlu melihat kebutuhan area pakai, waktu kering, kompatibilitas permukaan, potensi bau, kebutuhan ventilasi, dan umur simpan stok.

Checklist procurement material
Pertama, minta tim lapangan menuliskan fungsi produk: waterproofing, perbaikan retak, pengisi celah, coating lantai, atau campuran beton. Kedua, pisahkan produk berbasis air dari solvent based agar penyimpanan dan APD lebih jelas. Ketiga, catat batch, tanggal beli, dan tanggal buka untuk produk chemical yang kualitasnya turun setelah kemasan terbuka. Keempat, siapkan alat aplikasi seperti kuas, roller, sarung tangan, masker, lap, dan thinner pembersih bila memang dibutuhkan. Kelima, simpan tautan SDS atau technical data sheet pada folder proyek sehingga mandor tidak hanya mengandalkan instruksi lisan.
Rujukan produk SMS Store yang relevan: [Damdex Aditif Semen](https://smsstore.id/product/damdex-aditif-semen-1liter-06-02-000015/), [Bostik Sealant Smartflex PU](https://smsstore.id/product/sealant-polyurethane-bostik-600gr-grey/), [Impala Thinner](https://smsstore.id/product/thinner-impala-1l/), dan [Aica Aibon Lem](https://smsstore.id/product/aica-aibon-lem-05-02-000154/).
Rekomendasi SMS Store
Mulai dari daftar material yang paling sering dipakai ulang di proyek. Kelompokkan menjadi struktur, finishing, chemical, dan consumable aplikasi. Dengan cara ini, tim pembelian bisa menilai produk yang lebih aman dan efisien tanpa membuat stok gudang membengkak atau salah beli karena spesifikasi kurang jelas.