News SMS Store
BPS Catat Manufaktur Ekspansif: Workshop Perlu Jaga Stok Tools, Electrical, dan Consumable
Tools • 2026-08-20T12:00:00+07:00
BPS mencatat IKBM triwulan II 2026 naik ke 52,31 dengan produksi dan pesanan manufaktur ekspansif. Workshop perlu menjaga stok tools, electrical, sealant, dan consumable agar order tidak tertahan item kecil.
Ringkasan berita
ANTARA melaporkan bahwa Badan Pusat Statistik mencatat Indeks Kondisi Bisnis dan Prospek Manufaktur atau IKBM pada triwulan II 2026 berada di level 52,31. Angka ini naik dari 51,37 pada triwulan sebelumnya dan menunjukkan sektor manufaktur masih berada di zona ekspansi. BPS juga menyebut komponen pesanan meningkat ke 53,78, produksi naik ke 54,21, dan stok berada di 51,86. Di sisi lain, komponen tenaga kerja dan waktu kirim masih berada di bawah 50 sehingga perlu diperhatikan oleh pelaku industri.
Sumber:ANTARA News.
Dampak untuk workshop dan procurement
Saat produksi dan pesanan meningkat, bottleneck sering muncul bukan dari mesin besar, melainkan dari item pendukung yang habis mendadak: mata bor, sarung tangan, kabel, terminal, sealant, thinner, lakban, marker, dan alat ukur sederhana. Kondisi waktu kirim yang belum ekspansif juga berarti tim procurement perlu menyiapkan stok minimum lebih disiplin agar order tidak tertahan karena barang kecil belum tersedia.
Untuk menjaga ritme produksi, tim pembelian dapat menata kebutuhan dari kategoritools SMS Store, kategorielectrical, serta consumable chemical sepertiBostik Sealant Smartflex PUdanImpala Thinner 1 Liter. Untuk pekerjaan drilling bracket, panel, atau jig ringan,NACHI Mata Bor Besi HSSbisa masuk daftar stok wajib workshop.

Checklist stok saat order manufaktur naik
- Buat daftar fast-moving tools dan consumable berdasarkan pemakaian tiga bulan terakhir.
- Tetapkan stok minimum untuk mata bor, sarung tangan, sealant, thinner, kabel kecil, terminal, dan cable ties.
- Pisahkan stok produksi rutin dari stok proyek agar kebutuhan harian tidak tersedot pekerjaan khusus.
- Catat item yang sering menghambat pengiriman, lalu jadikan prioritas reorder otomatis.
- Audit area penyimpanan chemical dan electrical agar barang tidak rusak karena panas, lembap, atau salah label.